Bingung weekend ini mau ajak si kecil liburan kemana? Coba deh menjajal keseruan berlibur ke Museum. Nah, untuk Anda yang tinggal di kawasan Yogyakarta, tak ada salahnya untuk berkunjung ke Museum Anak Kolong Tangga. Di Museum ini buah hati akan banyak mengenal mainan tradisional yang mungkin belum pernah dia lihat sebelumnya. Setelah di tahun 2017 museum ini telah resmi ditutup, Museum ini kembali lagi dengan konsep yang lebih menarik. Kita simak dulu yuk ulasannya!.

Sejarah tentang Museum Anak Kolong Tangga

Museum Anak Kolong Tangga

Museum Kolong Tangga digagas oleh seorang warga asing asal Belgia bernama Rudy Corens yang ingin membuat museum mainan untuk anak-anak. Gagasan tersebut lantas direalisasikan dengan membangun sebuah museum yang letaknya cukup unik. Dikatakan unik lantaran dulunya berada di bawah kolong tangga taman budaya Yogyakarta, persis di bawah concert hall. Rudy Corens mengaku bahwa dunia anak adalah dunia bermain, maka ia tidak bisa dilepaskan dari mainan.

Meski tak bisa dilepaskan dari mainan, namun ada jenis mainan yang telah mereka lupakan yaitu mainan tradisional. Bukan hanya dilupakan, mereka bahkan banyak yang tak mengenali berbagai jenis mainan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Hal inilah yang mendorong Rudy Corens untuk membuat Museum anak yang banyak menyimpan mainan tradisional. Museum Kolong Tangga menyimpan setidaknya 10.000 mainan tradisional, poster, gambar, dan buku cerita.

Lihat juga gunung gajah jogja

Mainan dan beberapa koleksi yang ada di museum tersebut datang dari seluruh penjuru Indonesia bahkan mancanegara. Mainan yang mengisi di museum ini sebagian besar milik dari Rudy Corens atau sumbangan dari pihak luar. Di museum ini, anak-anak dapat mengenal berbagai jenis mainan tradisional lengkap dengan asal-usul dari mainan tersebut. Museum unik di Jogja ini menjadi satu-satunya museum di Indonesia yang menyimpan banyak mainan tradisional.

Setelah cukup lama menemani anak-anak mengenal mainan tradisional, pada tahun 2017 museum ini justru ditutup. Hal ini karena pada saat itu akan ada renovasi di Taman Budaya Yogyakarta yang mengharuskan museum harus pindah. Setelah banyak mengalami kontroversi, pada tahun 2018 museum ini menempati rumah baru di Jl. Tirtodipuran No.26, Mantrijeron, Yogyakarta.

Lokasi wisata Museum Anak Kolong Tangga

Alamat: Jl. Tirtodipuran No.26, Mantrijeron, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143

Lihat: Google Map

Fasilitas Museum

Museum Anak Kolong Tangga yogyakarta

Berikut beberapa fasilitas yang tersedia di Museum Anak Kolong tangga.

  • Lahan parkir luas
  • Galeri Mainan Tradisional
  • Perpustakaan Burung Biru
  • Tempat Pajangan Koleksi
  • Workshop Untuk Anak-Anak

Berkunjung ke museum di Jogja dengan rombongan besar kini semakin nyaman dengan adanya jasa sewa medium bus. Anda dapat mengunjungi website kami di raskita.com untuk reservasi dan mengetahui jasa apa saja yang kami tawarkan.

Harga tiket masuk Museum

Berikut keterangan harga tiket masuk museum, harga ini mungkin akan terjadi perubahan pada hari tertentu.

KeteranganHarga
Tiket masukRp. 4000,-
Parkir kendaraanRp. 3000,- untuk roda dua
Rp. 5000,- untuk mobil

Jam buka Museum

Museum Anak Kolong Tangga Yogyakarta dibuka dari hari Senin hingga hari Sabtu. Untuk jam operasinya dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Selain berkunjung ke Museum ini Anda juga dapat mengajak si kecil untuk berkunjung ke Taman Pintar dan Museum Perjuangan Yogyakarta.

Lihat juga gardu pandang mongol jogja

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai sarana edukasi berupa Museum Anak Kolong Tangga Yogyakarta. Anda dapat memanfaatkan museum ini untuk sarana belajar putra putri yang mungkin tak mengenal berbagai jenis mainan tradisional.